8 DSLR Entry-Level Terbaik 2013
Mencoba mengorek kategori terbaik pada device Camera dari Entry-Level, Walaupun masuk Entry-Level tetapi kegunaan serta fungsi yang nyaris bersaing dengan yang premium. So manakah yang terbaik itu???...artikel ini akan mengulas delapan kamera the best tahun 2013, yang menjadi primadona bagi pengguna dan pecinta fotografi.
8. Sigma SD15
Sigma terkenal biasa membuat lensa dan aksesoris dengan low cost bagi perusahaan kamera yang lebih terkenal, Sigma menyematkan teknologi Sensor CMOS X3 Foveon Sigma yang dapat membedakan antara warna merah, hijau, biru sehingga memungkin optik penjelasan yang lumayan dibandingkan dengan Sensor Konvensional bila pembidikan dengan jumlah pixel yang sama. Kelemahan SD15 adalah Sobat tidak bisa mengganti lensa dengan yang lensa lain dan hanya kompatibel dengan lensa Sigma saja.
7. Olympus Pen E-PL5
DSLR yang menggunakan teknologi filter artistik dan Port aksesoris tambahan yang diperlukan untuk menambah pengalaman fotografi yang unik. Kelebihan dari kamera ini adalah keunikan dari ukuran yang kecil serta ringan sehingga nampak seperti kamera digital biasa, Kamera Olympus ini dapat membidik dengan 20 mode skin berbeda sehingga Sobat bisa lebih berkreasi dalam membidik gambar. Ditambah dengan adanya Live View memungkinkan pengguna dimanjakan dengn pelacakan autofokus dan image stabilization.
6. Sony Alpha SLT-A37
Kelengkapan fitur yang lumayan banyak serta teknologi yang sesuai membuat Sobat bisa menerawang pengalaman sehingga dapat menghasilkan pembidikan yang sempurna setiap kalinya. Kemudahan yang cukup membuat terkesan bagi Fotografer Entry-level juga fungsi dan fitur yang bisa dinikmati Fotografer Professional. Kecepatan bidik terus menerus dengan 7 frame per detik, DSLR dengan resolusi 16.1 Megapixel menghasilkan gambar tajam dan hidup dan kemampuan Full HD.
5. Nikon D3200
Nah untuk Sobat pemula dalam hal fotografi mungkin ini adalah solusi tepat dimana produk ini menawarkan hal Entry-level juga fungsi Professional, belum lagi terdapat teknologi yang lumayan tangguh untuk hal pembidikan dengan 24,2 Megapixel efektif dan kemampuan membidik dengan format Raw dan full HD Film. Kelengkapan fitur yang lumayan banyak seperti DSLR Professional pada umumnya, membuat produk ini memang pantas menjadi kategori kamera DSLR Entry-Level ke-lima terbaik tahun ini.
4. Canon EOS 60D
Kecepatan bidik hingga 5.3 frame per detik dan resolusi 18MP serta sensitifitas ISO mencapai 6400, DSLR ini nampak persis seperti kalangan Professional akan tetapi banyak juga pembeda yang masuk kategori Entry-level. Overall semua tampak ciamik dari segi desain tetapi chassis plastik yang membuat ringan DSLR ini membuat kurang pas dan solid. Salah satu fitur menonjol adalah layar LCD yang dapat berputar flip membuat kenyamanan dan kemudahan dipermanja lagi dan keleluasaan dalam bereksperimen foto dan video sangat menyenangkan.
3. Sony Alpha SLT-A57
Kamera DSLR ini menggunakan Teknologi Translucent Mirror yang dapat menembus cermin sehingga mengarahkan cahaya untuk deteksi autofokus, kemampuan menembak terus menerus hingga 12 frame per detik serta sensifitas 3200, teknologi SteadyShot INSIDE stabilisasi, yang mengurangi foto buram. Kelebihan yang paling menonjol adalah daya tahan baterai yang mengesankan dapat memberikan 550 gambar bidikan dalam sekali charge. Meskipun menawarkan fasilitas dan fungsi Professional akan tetapi juga menawarkan kemudahan dalam pemakaian menggunakan antarmuka yang frendly.
2. Nikon D5100
Dilengkapi resolusi 16.2 Megapixel dan HDR (High Dynamic Range) sehingga dapat menggabungkan satu gambar sempurna disaat terang dan gelap, rentang ISO 100 sampai 6400 memungkinkan meningkatkan kecepatan untuk menangkap gambar objek yang bergerak cepat. Kesederhanaan penggunaan yang mengasyikan membuat Sobat merasa nyaman dengan produk ini, kelengkapan fitur dan fungsi layaknya Professional akan tetapi juga kemudahan penggunaan. Dari segi desain DSLR ini dapat memutar LCD 90 derajat keatas atau kebawah dan membalikkan secara 180 derajat.
1. Canon Rebel T4i
Shutter speed, kecepatan ISO, bukaan, pencahayaan, gaya gambar, white balance, metering mode, flash eksposur, Mode autofokus semua ini adalah bagian dari fitur DSLR Canon Rebel T4i. Menggunakan sebuah sensor CMOS 18MP SPS-C Hybrid sehingga dapat mengukur cahaya, warna dan luminositas lingkungan. Full HD 1080 rekaman Video dan dapat ditampilkan langsung ke HDTV atau langsung print ke printer dengan menggunakan HDMI atau USB. Dari segi desain lumayan dan sederhana, bentuk kamera dirancang untuk kenyamanan, termasuk pertama DSLR yang menggunakan layar sentuh, layar mendukung gerakan dan multi-touch. Kekurangan yaitu fitur dan fungsi Professional masih cukup sederhana
Source from ToptenReviews.com
Kamera DSLR ini menggunakan Teknologi Translucent Mirror yang dapat menembus cermin sehingga mengarahkan cahaya untuk deteksi autofokus, kemampuan menembak terus menerus hingga 12 frame per detik serta sensifitas 3200, teknologi SteadyShot INSIDE stabilisasi, yang mengurangi foto buram. Kelebihan yang paling menonjol adalah daya tahan baterai yang mengesankan dapat memberikan 550 gambar bidikan dalam sekali charge. Meskipun menawarkan fasilitas dan fungsi Professional akan tetapi juga menawarkan kemudahan dalam pemakaian menggunakan antarmuka yang frendly.
2. Nikon D5100
Dilengkapi resolusi 16.2 Megapixel dan HDR (High Dynamic Range) sehingga dapat menggabungkan satu gambar sempurna disaat terang dan gelap, rentang ISO 100 sampai 6400 memungkinkan meningkatkan kecepatan untuk menangkap gambar objek yang bergerak cepat. Kesederhanaan penggunaan yang mengasyikan membuat Sobat merasa nyaman dengan produk ini, kelengkapan fitur dan fungsi layaknya Professional akan tetapi juga kemudahan penggunaan. Dari segi desain DSLR ini dapat memutar LCD 90 derajat keatas atau kebawah dan membalikkan secara 180 derajat.
1. Canon Rebel T4i
Shutter speed, kecepatan ISO, bukaan, pencahayaan, gaya gambar, white balance, metering mode, flash eksposur, Mode autofokus semua ini adalah bagian dari fitur DSLR Canon Rebel T4i. Menggunakan sebuah sensor CMOS 18MP SPS-C Hybrid sehingga dapat mengukur cahaya, warna dan luminositas lingkungan. Full HD 1080 rekaman Video dan dapat ditampilkan langsung ke HDTV atau langsung print ke printer dengan menggunakan HDMI atau USB. Dari segi desain lumayan dan sederhana, bentuk kamera dirancang untuk kenyamanan, termasuk pertama DSLR yang menggunakan layar sentuh, layar mendukung gerakan dan multi-touch. Kekurangan yaitu fitur dan fungsi Professional masih cukup sederhana
Source from ToptenReviews.com









No comments